Sunday, April 27, 2008

Tidak Ada Yang Setengah-setengah.

Satu negara yang berdiri diatas padang pasir yang sangat panas jika musim panas dan sangat dingin saat musim dingin. Dilihat dari unsurnya yang seperti itu, sudah bisa dipastikan kalau bangsa itu adalah bangsa Arab. Bangsa Arab nota bene memang dikelilingi oleh padang pasir yang sangat luas dan ganas.
Apakah iklim yang seperti ini mempunyai pengaruh pada kepribadian atau karakteristik manusia yang menjadi penghuni bangsa tersebut??

Sudah pasti terbayang pada otak kita, bahwa orang yang hidupnya di iklim yang panas dan dingin apalagi di kelilingi hamparan padang pasir yang luas mempunyai kepribadian yang keras dan tegas.

Bagi kita yang sudah lama hidup berdampingan dengan bangsa Arab, kita mendapatkan karakteristik mereka itu, diantaranya : keras kepala, suka perang mulut, fanatik golongan, punya kepercayaan diri yang tinggi dan lain sebagainya.

Tidak mudah bagi mereka untuk bisa menerima pendapat yang kita utarakan. Mereka pasti menolak, minimal membantah dulu apa yang kita sampaikan, baik dengan cara tutur katanya yang lebih banyak dan bervariasi dari bangsa-bangsa yang laen. Memang orang arab ini punya kelebihan dalam bertutur kata.

Dan juga sangat tidak aneh kalau kita berjalan kepasar atau dikeramaian kemudian menjumpai orang arab beradu mulut dengan sesamanya, meskipun itu hanya dalam masalah yang sangat kecil dan sepele.

Disisi baiknya. Orang arab mempunyai kepercayaan diri yang tinggi, tidak pernah minder atau rendah diri didepan siapapun. Orang yang punya cacat fisik tetap bisa bergaul dengan nyaman bersama orang-orang yang normal, anak kecil tidak sungkan-sungkan jikalau berhadapan dengan yang lebih tua, mereka tetap bisa bertutur kata dengan santai dan lancar, di depan orang asing atau para turis, mereka suka menyapa dengan bahasa orang asing tersebut, meskipun pengucapannya kadang salah kaprah, tapi mereka tetap percaya diri dan tidak minder.

Tapi juga ada sisi buruknya. Yaitu sangat fanatik terhadap golongan, sangking fanatiknya hampir bisa dikatakan kalo orang arab itu Rasis, contoh dalam kehidupan sehari-hari sangat banyak, misalnya salah satu teman kita di jambret oleh orang Arab dijalan, dan orang-orang Arab yang lain mengetahui hal itu, mereka tidak akan menolong si korban juga tidak akan memabantu menangkap si penjambret, dan andaikan si penjambret tertangkap oleh kita, orang arab yang lain tidak akan membantu untuk memproses secara hukum si penjambret tersebut, mereka cuma melihat dan diam ditempat tanpa ada reaksi yang bisa di harapkan kemaslahatannya, itu karena, mereka tau kalau si penjambret satu bangsa dengan mereka. Dan masih banyak lagi perihal-perihal yang sangat memilukan.

Ada lagi, hal yang saya anggap buruk juga adalah keyakinan mereka yang meyakini bahwa bangsa Arab itu lebih mulia dari suku atau ras-ras bangsa yang lain. Keyakinan yang seperti ini bisa mengakibatkan manusia tidak memperlakukan manusia yang lain sebagai manusia.

Dan setelah di teliti lebih dalam lagi. Ternya bangsa Arab ini tidak mempunyai istilah setangah-setengah. Di arab ini tidak ada orang yang rada-rada pintar atau agak bodoh, yang ada cuma pinter sekali dan bodoh sekali, baik sekali dan jahat sekali, dan jarak antar yang baik dan yang buruk sangat jauh, jarak antara yang pintar dan yang bodoh sangat jauh sekali. Hal ini membuat kita sangat susah membedakan mana orang yang baek dan mana orang yang jahat. kalau kita berperasangka baik terhadap orang ini, eh ternyata diakhirnya baru terlihat kalau dia orang jahat. kalau kita berperasangka buruk, ternyata hal itu tidak tepat juga akhirnya.

Hal-hal yang semacam ini membuat teman-teman kita berujar " sudahlah kalau sama orang Arab jangan pernah mendahulukan prasangka baik, harus prasangka buruk dulu yg di dahulukan" karena teman-teman kita ini memang sudah terlalu sering di dholimi oleh bangsa Arab ini. Tapi bagi saya sendiri akan sangat baik kalau kita tidak berprasangka apa apa terhadap mereka ini, bisa kah itu??? :)

Arab oh Arab,,,,, apa jadinya jika bangsamu ini tidak diturunkan Nabi ??? bisa-bisa bangsamu ini menjadi bangsa yang paling rusak dan paling bodoh didunia ini.

Saturday, March 22, 2008

Account And Pin.

Kemasan baru yang saya lihat, ternyata sangat menarik dan simpel, dari bentuknya, ukurannya dan warnanya, semuanya lebih menarik dari yang sebelumnya, meskipun kemasan ini tidak begitu berarti bagi sang pembeli, dikarenakan pembeli hanya membutuhkan nomor account dan pinnya saja.

Tidak pernah terpikirkan oleh saya untuk mengganti kemasan barang ini, karena disisi lain ada penjual yang menawarkan barang dagangannya tanpa kemasan, cuma nomor account dan pinnya semata, dan barang ini lebih diminati konsumen serta lebih cepat habis dipasaran. Hal ini dikarenakan produk tersebut sangat jauh lebih murah daripada produk yang saya jual selama ini.

Sayapun tidak tertarik pada produk yang lebih murah tersebut,

itu disebabkan ada beberapa hal yang menghalangi saya untuk menjadi penjual produk termurah dan simpel tersebut.

Berdagang memang sudah menjadi kegemaran saya, saya sangat menikmati ketika barang saya laku, meskipun satu biji, kemudian si pembeli menyerahkan uangnya kepada saya. Kebiasaan ini sudah menjadi kepuasan tersendiri bagi diri saya.

Yah itulah saya selama ini. Menjadi penjual kartu telpon, yang mana kartu ini hanya bisa dipakai kalau ada koneksi internet semata. Telpon menggunakan kartu ini jauh lebih murah dibandingkan dengan menelpon menggunakan telpon rumah atau Hp. Dikomunitas saya yang notabene pelajar yang sama sama jauh dari tanah air tercinta Indonesia, saya menjajakan barang dagangan saya via online Yahoo Messenger yang selalu saya onlinekan hampir 24 jam, juga melalui SMS ataupun langsung menelpon ke Hp saya atau telpon rumah kontrakan saya.

kenapa saya menjadi penjual kartu telpon?. Awalnya saya mempunya keinginan untuk mempunyai sebuat Mp3 player, lantar dari mana saya bisa memiliki uang untuk membeli Mp3 player tersebut? apakah meminta kepada orang tua?? ,, Oh tidak,,!!! ,.Itu bukan kebiasaan saya ketika saya menginginkan sesuatu lantas minta ke orang tua begitu saja. Akhirnya saya putuskan untuk menjua kartu telpon tersebut.

Pada mulanya saya hanya mampu kulakan 10 biji, karena modal yang saya pakai adalah dari beasiswa kuliah yang saya terima tiap bulan, tapi, sedikit demi sedikit saya menabung dan memperbanyak modal, dengan berjalannya waktu, akhirnya saya sampai mampu kulakan 200 biji kartu.

Setelah setahun saya berjualan kartu, barulah keinginan saya untuk membeli Mp3 player tersebut terkabulkan, harga Mp3 player itu hampir mendekati 100 USD, dan saya masih bisa membeli sepasang sepatu baru.

Bahagia sekali rasanya mempunyai keinginan lantas terpenuhi keinginan itu dengan usaha serta jerih payah sendiri. Setelah semua tercapai, saya hanya menjadi penjual biasa yang hanya sekedar memenuhi kebutuhan konsumen, tapi saya masih tetap menabung dan mempertahan kan modal yang saya punya.

Sebuah keberuntungan telah saya terima, yaitu mampu membeli dan memiliki Mp3 player. Disisi lain saya mendapat musibah, apa musibah itu?? ,, yakni saya mengalami kegagalan dalam kenaikan tingkat dikuliah saya. karena sebab ini pula beasiswa yang biasanya saya terima setiap bulanpun putus,,, :( . Dan kegagalan itu tidak membuat saya berhenti ataupun jera menjadi penjual kartu telpon. Bahkan saya lebih giat untuk berjualan, karena hanya dengan berjualan itulah saya masih bisa menopang kehidupan ekonomi saya yang tergolong pas pasan disini.

Sebenarnya sangat banyak usaha usaha yang bisa saya lakukan untuk mencari penghasilan sendiri, bisa bergabung dengan broker pengiriman barang, atau menjadi broker tiket pesawat, ataupun bisnis rumah makan. Tetapi bagi saya hal hal itu sangat menyita waktu dan keseriusan belajar, bisa bisa saya malah tidak rampung rampung dalam menyelasaikan study S1 saya karena keasyikan berbisnis yang lebih besar serta mendapat keuntungan yang lebih besar pula.

Akhirnya sayapun tetap menjadi penjual kartu telpon , meskipun dalam tidur saya tadi pagi, saya melihat dalam mimpi saya bahwa kemasan kartu yang saya jual telah berubah lebih menarik dan simpel. Dan ternyata sudah tiga tahun saya menjalani perdagangan seperti ini.

My good friend said to me that his father said to him : Ada paha ada kaki, ada usaha ada rezeki ".

Saturday, February 16, 2008

Hancik.

Standar apa yang dipakai orang untuk mengklaim kalau " hancik, hancuk, hamput dan yang sebangsanya" termasuk kata-kata kotor?? apakah susunan kalimat yang dipakai si pengucap itu?? atau sekedar seorang yang hanya dengan mengucapakan kata-kata tadi sudah termasuk berucap yang tidak baik??

Dilihat dari prakteknya, orang yang menggunakan kata-kata seperti hancik dan lain-lainnya, bisa jadi dia karena kesal dengan satu keadaan yang tidak sesuai dengan yang diinginkan. Bisa juga karena orang tersebut kaget atau takjub melihat keadaan, akhirnya salah satu dari kata-kata tadi itu terucap dari mulutnya.

Misalnya, seorang yang biasa tinggal di daerah pesisir yang jauh dari gunung-gunung atau perbukitan,

suatu saat orang ini pergi ke tempat yang serba hijau berkabut seperti suasana dilereng gunung, karena sangking takjubnya dia lantas berucap " hancuk indahe rek" atau " mencuuukk uwapik e pemandangan nang kene", dalam kontek yang seperti ini seseorang tidak bisa dikatakan orang tersebut telah mengatakan hal itu dengan kata-kotor.

Kalau dilihat dari segi maknanya, kata-tersebut memang lebih condong kepada hal-hal yang kurang baik, tapi dari segi pemakaiannya lafadz-lafadz tersebut bisa berarti yang bermacam macam.

Bagi orang yang dari kecil dididik untuk selalu menjauhi kata-kata tersebut, mereka mempunyai kesimpulan sendiri, salah satunya ada yang menolak orang yang bertutur kata dengan menggunakan lafadz tersebut, lantas menjahui orang yang berucap demikian, serta tidak menerimanya, ada juga yang membiarkan dan memaklumi keadaan tersebut, karena bentukan lingkungan sangat mempengaruhi atas pertubuhan seseorang dan tuturkatanya.

Melihat yang sepeti itu atau bahkan kita mengalami hal yang seperti itu, lantas apakah yang harus dirubah dari diri manusia itu ?? cara pandang terhadap keadaan itu lantas memaklumi atau menolak dan tidak menerima kehadiarannya lantas menjauhi??.

kasihan sekali orang orang yang besar dan tumbuh dilingkungan yang dengan sangat mudah melafalkan kata-kata tersebut, karena ada fihak yang tidak bisa menerima mereka dan tidak pernah bisa memaklumi keadaannya. Kenapa seseorang tidak bisa memaklumi? salah satu jawapannya mungkin karena kurang bisa menyepadankan hasil pendidikannya dengan perngaulannya. mungkin itu satu sebab yang sangat mungkin menjadikan seseorang tidak bisa menerima hal tersebut.

Sunday, December 23, 2007

anxious !

Hantamannya terlalu kuat, aku hanya jiwa biasa biasa saja, yang tak pernah kuat berdiri sendiri, tiang yang kupasang selalu condong, angin apa gerangan yang begitu kuat?, terlalu lemah aku menahannya.

Jarak yang jauh menentukan jiwaku, semakin jauh semakin tentram, jiwaku pun merasa terbebas, belenggu ini memang sangat kuat, tak kuat aku menahan sendiri, memang aku lemah menahannya.



Oh,,kekuatan apakah ini?, kenapa kekuatan ini mampu menggoyahkan pendirianku?, apakah kekuatan itu bentukan dari kelemahanku?, kenapa aku punya kelemahan itu?, atau manusia harus punya kelemahan itu? apakah tiap manusiah harus punya?

Nak,, jiwamu lagi murung, jujur lah pada kenyataan, jangan biasakan membohongi diri sendiri dengan cara menghibur diri yang sejatinya hanya berusaha menjauh dari kekuatan itu, kamu bukan siapa siapa kalau tidak mampu menjaga tiang itu selalu tertancap tegak lurus, angin kencang tidak akan pernah berhenti, latih lah diri dari dalam !

I am nobody.

Sunday, November 11, 2007

Unpeaceful.


Bisakah dunia mengalami "Kedamaian" secara serentak dalam waktu 30 detik? bisa kah? pertanyaan ini timbul karena saya membaca berita-berita yang ada di internet, saya selalu menemukan bacaan yang isinya tentang perang kepentingan, perang fisik, gempa bumi, banjir, gunung meletus, narkoba, penyebaran aliran keagamaan yang di anggap sesat, dan lain sebagainya yang menjadikan bumi yang kita tinggali ini selalu saja ada kecarut-marutan dan tiada pernah ada hentinya.

Baru-baru ini, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. Melakukan kunjungan ke Amerika, lantas apa respon masryarakat Amerika?, jelas mereka menolak serta slogan slogan penolakan pun segera terpampang agar pemimpin Iran itu membatalkan kunjungannya, tapi itupun tidak menghalangi niat Ahmadinejad meneruskan kunjungannya. Amerika terlalu khawatir dengan program nuklir Iran yang dinilainya tidak untuk tujuan damai, itulah sebab singkat kenapa Ahmadinejad ditolak ke Amerika.



Dipihak lain, pemimpin Rusia Vladimir Putin, melakukan kunjungan bersejarah ke Iran. Meskipun banyak teror dan ancaman yang di tujukan kepadanya. Tapi teror dan ancaman itu juga tak mengurungkan niat Putin untung melanjutkan kunjungan kenegaraannya. Begitu juga china yang telah melakukan kunjungannya ke Rusia, serta menyepakati beberapa kerjasama antara kedua belah pihak.

Semua mempunyai kepentingan dan Amerika pastinya tidak akan tinggal diam dengan keadaan yang dianggapnya akan terjalin kekuatan antara negara negara kuat tersebut, dan akhirnya tarik ulur kepentingan diantara negara negara itu akan membawa dampak yang kurang baik buat masyarakat pada umumnya.

Di iraq, setiap hari selalu ada jatuh korban, entah itu dari pasukan Amerika atau dari kelompok militan, atau bisa jadi dari masyarakat sipil setempat, begitu juga di Turki, sang pemimpin sudah menyerukan akan menyerang gerilyawan Kurdi yang di anggapnya sebagai pemberontak.

Di pakistan Pervez Musharraf, banyak mengalami gangguan dalam pemerintahannya, kerusuhan di Masjid Lal atau Masjid Merah menjadi bukti chaos di Pakistan. begitu juga mantan perdana mentri Benazir Bhutto, baru saja dia kembali dari pengansingannya tapi percobaan pembunuhan yang diterimanya.

Kurang lebih seperti itulah keadaan dunia diluar Indonesia, dan sekarang kita lihat Indonesia kita, baru baru ini bangsa Indonesia di bikin geram sama negara tetangga Malaysia. Malaysia telah mematenkan lagu "Rasa sayange" sebagai lagu icon dunia pariwisata Malaysia, padahal lagu itu adalah hasil karya anak bangsa, tepatnya lagu itu berasal dari Maluku, dan sudah menjadi lagu daerah, tapi kenapa bisa di patenkan dan diakui milik Malaysia. sebagai salah satu akibatnya teman teman didunia maya memberi julukan malaysia sebagai "Malaingsia atau truly maling of asia", begitu juga masyarakat umumnya pada merasakan geram pada negeri tetangga itu.

Beberapa hari yang lalu berita tentang akan meletusnya gunung Kelud selalu menjadi headline ditiap koran, begitu juga reaksi pada anak gunung Krakatau di Selat Sunda, disusul lagi musim hujan yang sudah datang, sebagian air hujan sudah membanjiri sebagian kota di Indonsia, tanah longsor juga tidak ketinggalan, sebagian desa di jawa tengah sudah mengalami kelongsoran tanah dan untungnya tidak menelan korban jiwa, angin puting beliung pun memporak porandakan bali, sampai-sampai Presideh SBY menjenguk korbanya.

Tidak kalah mengherankan, berita tentang penyebaran aliran "Al-Qiyadhah al-Islamiyah" yang diketuai oleh Ahmad Mushaddeq. yang telah mengaku nabi setelah nabi Muhammad SAW. tapi anehnya, kenapa orang seperti itu selalu memiliki banyak pengikut dan paham tentang aliran yang diyakininya berbeda dengan masyarakat umumnya, pastinya meresahkan masyarakat banyak.

Semua berita berita yang saya baca semakin membuat saya berkecil hati, saya pun menyimpulkan dengan yakin dunia tidak akan pernah sama sekali serentak merasakan kedamaian secara bersama sama. atau kah kedamaian itu bukan keadaan yang ada disekitar kita, melainkan keadaan hati kita.

setelah saya menulis ini, saya hanya bisa menunduk lemas.

Sunday, September 30, 2007

Dunia Sedang Gila.





Penghuni bumi sedang mengalami kegilaan akut, mungkin hal itu bisa saya contohkan dengan kejadian yang saya alami, ketika kami bertiga (saya, Kimo dan Momon) sedang belanja di sebuah mall di kota Cairo. Tepatnya jam 11:00 malam para pengunjung sudah bergegas meninggalkan mall, dikarenakan pada jam 12:00 malam, mall akan segera ditutup, akan tetapi kami bertiga malah baru memasuki mall tersebut. Dengan berjalan sedikit bedesakan melawan arus pengunjung yang keluar kami berpapasan dengan dua cewek sexy(menurut penilaian sebagian orang sekarang, sexy).

Kimo yang hanya dengan mendengar kata "cewek" spontan matanya langsung mencari dimana makhluk tersebut berada dan langsung menelanjanginya dengan tiga kali kedipan mata, oleh karena itu Kimo mendapat point 99 dalam merespon kata "cewek" baik dalam bentuk tindakan, ucapan ataupun pendengaran. :P

Begitu juga dengan Momon, boleh dibilang makhluk yang satu ini sedikit lebih parah daripada Kimo, karena Momon lebih pantas mendapat point 99.5. Kenapa Momon lebih banyak pointnya daripada Kimo??,, itu dikarenakan Momon tidak banyak kemampuan mengembalikan tatapan matanya ketika memandang makhluk yang indah(baca:cewek sexy), dan mungkin yang menjadi sebab, mengapa mereka berdua ini memiliki kebiasaan yang sama karena mereka berdua ini tinggalnya satu rumah, lebih tepatnya satu kamar. :D

Kembali lagi ke kedua cewek sexy, setelah kami melewati dua cewek tersebut Kimo seraya berkata " kok susune gedean aku yoh? (ko' payudaranya lebih gede punyaku yah? ), Momon pun menimpali " iya bener Kim gedean punyamu daripada cewek tadi" ini dikarenakan si Kimo memiliki tubuh yang kekar, berotot, tegap mirip pohon palm, mirip kata group band Jamrud.

Kimo dan Momon yang cengingisan setelah ngerasani dua cewek sexy itu, membuahkan kesimpulan di otak saya, "wah bener-bener penduduk dunia sedang mengalami kegilaan yang absolutely parah" ....... OH Tuhan sembuhkan kedua teman saya ini dari ketidakwarasan yang sedang mereka derita ^:)^, minimal, meskipun tidak sembuh tidak mengapa, asalkan tidak menular kepada yang lain, cukup lah hanya dengan diwakili mereka berdua ini saja Tuhan,,,^:)^ ,,,,,

Saya sendiri mendapat point berapa yah dalam hal respon merespon hal-hal tadi???
:D , dan semoga saya tidak tertular dengan kegilaan mereka(bisa dipastikan tidak tertular,moga moga) :D

Saturday, September 29, 2007

I've Got Sun Shine.


Dinamika pelajar yang menuntut ilmu di universitas Al-ahar Cairo sangatlah berbeda bila dibandingkan dengan para mahasiswa di negri kita sendiri Indonesia. Sangat simple dalam mengurus administrasi penilaian, hampir bisa disamakan dengan penilain pelajar SMP/SMU, mereka para pengurus nilai cuma menulis nomer induk serta menempel di papan pengumuman. Tetapi dalam hal ujian sama sekali tidak bisa disamakan. Ujian diibaratkan seperti gerbang pintu untuk menuju tangga berikutnya, kalau gagal di satu pintu maka sang pelajar harus mengulang lagi mata kuliah yang dinilai tidak pantas untuk menjadi faktor pendukung untuk membuka pintu tersebut, dan kesempatan untuk mengulang hanya diberikan selama 2 tahun, kalau lebih dari itu maka pelajar akan di DO (drop out),

Saya sendiri sebagai pelajar yg mengalami hal tersebut, sangatlah terbebani dengan kegagalan yang saya alami, hampir bisa diibaratkan seorang yang gagal 1 kali seperti seorang yang berjalan dihamparan padang pasir serta kehabisan perbekalan, dia akan merasakan kelaparan dan kehausan di tengah padang pasir yang panas dan tandus, dan kegagalan yang kedua kali bisa diibaratkan seorang yang berjalan dipadang pasir tanpa perbekalan ditambah dengan kecelakaan patah tulang kaki, betapa menderitanya seorang yang mengalami hal tersebut, perjalanan yang harus ditempun untuk menuju oasis akan sangat lama dan menyakitkan.

Sebagai seorang yang berjalan di padang pasir yang dilengkapi dengan segala penderitaan harus mempersiapkan jiwa yang lebih kuat daripada fisik, dengan jiwa yang kuat otomatis semangat dalam diri akan selalu terjaga, dan dengan semangat yang tanpa putus asa itulah seorang pejalan bisa mencapai oasis yang diharapkan meskipun memakan waktu yang sangat lama dan penderitaan yang tidak ringan. fisik boleh rusak , tapi semangat harus tetap utuh, hanya dengan semangat dan kegigihan seorang Sudirman diatas tandunya bisa memimpin peperangan melawan musuh, begitu juga seorang pelajar apapun kesuliatannya harus dihadapi,

Orang bijak berkata " Sulit memang boleh, tapi tidak bisa tidak boleh" dalam artian sesulit apapun keadaan kita dituntut untuk selalu bisa mengatasi hal tersebut semampunya.

Dari segi finansial, seorang yang gagal 2 kali berturut dijamin beasiswanya akan putus, semakin susah kehidupan seseorang dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Tetapi teori umum yang sudah menjadi hukum alam mengatakan " dimana ada kesusahan disitu ada kemudahan" dimana seseorang mengalami kesusahan, disisi lain seseorang itu akan menemukan kemudahan, saya juga termasuk orang yang terputus beasiswanya, tapi berkat rahmat Tuhan saya telah mendapatkan gantinya yang semisal meskipun tidak sama persis, tapi itu sangat sangat dan sangat membantu saya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Malam yang paling gelap adalah menjelan munculnya fajar, disini hari yang paling menegangkan adalah ketika berita pengumuman nilai udah menyebar tapi masih belum ditempel oleh pengurus nilai, hari bertamabah hari berita itu semakin membumi dan semakin membuat hati semakin risau karena takut akan mengalami kegagalan lagi dengan melihat pengumuman yang ditempel, sebulan lamanya pengumuman itu cuma menjadi berita antar mulut yang selalu menambah rasa risau dalam hati, saya sebagai orang yang sangat merasakan hal itu sangat lah terganggu, akhirnya semua hal menjadi terbengkalai. Makan, minum, tidur, dan apapun aktivitas saya terasa hambar dan tanpa arti. mungkin hal ini seharusnya tidak perlu dirasakan kalau kita memang sudah siap lahir dan batin, meskipun hasil pengumuman menyenangkan ataupun menyedihkan, yah mungkin karena kelemahan saya, dan udah menjadi trauma saya, akhirnya saya tidak mampun melawan hal itu.

Tepat pada tanggal 12 Agustus berita pengumuman nilai sudah bisa dipastikan, tetapi pengumuman itu tidak ditempelkan, pagi itu juga saya berangkat ke kuliah untuk mendatangi pengurus nilai, ketika kita sudah masuk diarea perkuliahan ternyata antrian teman teman sudah berderet panjang, saya pun ikut mengantri untuk melihat hasil ujian, antrian yang panjang membuat hati semakin dag dig dug tidak karuan apa yang ada di otak atau yang ada dihati semua menjadi samar, hidung seolah olah tidak berfungsi lagi menjadi saluran penghembus angin pernafasan, semuanya beku, hanya doa memanjatkan semoga diberi kekuatan apapun hasilnya, akhirnya giliran saya pun sampai, ketika kartu mahasiswa saya serahkan kepada pengurus nilai, jantung saya terasa sudah terlepas dari bingkai pengikat, ternyata apa yang saya alami?

Alhamdulillah, berkat nikmatNya sempurnalah semua kebaikan. Ternyata pengurus nilai mengatakan kepada saya " kamu naik" , ketika itu juga tugu Monas terlihat jelas dari Cairo yang sedang mengalami musim panas ini. :)

Tenggorokan sudah terbasahi dengan air oasis, tulang kaki yang patah sudah sembuh kembali dan normal. Tinggal satu pintu yang harus saya lalui, untuk menuju oasis terbesar. Semoga dengan usaha, do'a dan tawakkal pintu terakhir itu bisa saya capai.

THANK'S.................. to all my friends who support me :)